PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENINGKATAN MUTU DI SMA

PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN

DALAM PENINGKATAN MUTU DI SMA

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pendidikan adalah salah satu elemen terpenting dalam kehidupan masyarakat. Tanpa pendidikan seseorang akan merasa menjadi manusia yang tertinggal, karena pada masa sekarang ini yang menjadi tolak ukur keberhasilan seseorang salah satunya adalah pendidikan. Orang yang berpendidikan tinggi akan dengan mudah mencapai kedudukan yang tinggi pula, tetapi orang yang latar belakang pendidikannya rendah jangankan memperoleh perguruan tinggi, sekedar memperoleh pekerjaan saja mereka akan kesulitan.

Namun kalau kita perhatikan akhir-akhir ini banyak sekali peserta didik atau siswa yang malas atau kurang semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, mereka cenderung lebih suka bermain di luar kelas. Salah satu penyebab mereka malas untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas adalah karena suasana pembelajaran yang sangat menjenuhkan mereka merasa bosan di kelas karena dari dahulu hingga sekarang cara pembelajaran yang dilakukan tidak pernah berubah yaitu hanya berkisar pada metode ceramah dan penugasan. Di sinilah seorang guru dituntut untuk bisa berpikir kreatif dan inovatif sehingga membawa suasana kelas menjadi lebih menyenangkan dan tentunya tidak membosankan.

Dalam menggunakan metode-metode yang baru, guru juga bisa menggunakan alat bantu yang mungkin tidak hanya membuat peserta didik menjadi betah di kelas tetapi menjadikan mereka lebih kritis, kreatif  dan tentunya menjadikan mereka bisa lebih berkembang pemikirannya.

Salah satu alat bantu yang bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar adalah media. Media adalah alat yang berupa benda yang digunakan untuk menyampaikan pesan dalam hal ini tentunya adalah materi pelajaran. Media itu sendiri bisa berupa media elektronik maupun media selain elektronik.

Penggunaan media pengajaran dapat membantu pencapaian keberhasilan belajar. Ditegaskan oleh Danim (1995:1) bahwa hasil penelitian telah banyak membuktikan efektivitas penggunaan alat bantu atau media dalam proses belajar-mengajar di kelas, terutama dalam hal peningkatan prestasi siswa. Terbatasnya media yang dipergunakan dalam kelas diduga merupakan salah satu penyebab lemahnya mutu belajar siswa.

Dengan demikian penggunaan media dalam pengajaran di kelas merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Hal ini dapat dipahami mengimgat proses belajar yang dialami siswa tertumpu pada berbagai kegiatan menambah ilmu dan wawasan untuk bekal hidup di masa sekarang dan masa akan dating. Salah satu upaya yang harus ditempuh adalah bagaimana menciptakan situasi belajar yang memungkinkan terjadnya proses pengalaman belajar pada diri siswa dengan menggerakkan segala sumber belajar dan cara belajar yang efektif dan efisien. Dalam hal ini, media pengajaran merupakan salah satu pendukung yang efektif dalam membantu terjadinya proses belajar mengajar.

Pada proses pembelajaran, media pengajaran merupakan wadah dan penyalur pesan dari sumber pesan, dalam hal ini guru, kepada penerima pesan, dalam hal ini siswa. Miarso (dalam Rahardjo, 1986:48) memberikan batasan media pengajaran sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perhatian dan kemauan siswa sehingga mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa.

Media memiliki nilai-nilai praktis berupa kemampuan untuk;

  1. Membuat konsep yang abstrak menjadi konkret, misalnya untuk menjelaskan system peredaran darah. Dalam hal ini di SMA seperti mata pelajaran Biologi dapat digunakan sebuah patung organ dalam tubuh manusia.
  2. Membawa objek yang berbahaya dan sulit untuk dibawa ke dalam kelas, seperti binatang buas, bola bumi, dan sebagainya.
  3. Menampilkan objek yang terlalu besar, seperti candi Borobudur, hal ini dapat digunakan pada mata pelajaran sejarah di SMA dengan menggunakan visual atau gambar dari candi Borobudur dalam bentuk CD rom.
  4. Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang, seperti microorganisme, yakni dengan menggunakan mikroskop.
  5. Mengamati gerakan yang terlalu cepat, misalnya dengan slow motion.
  6. Memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan lingkungannya.
  7. Membangkitkan motivasi belajar siswa.
  8. Memungkinkan keseragaman pengematan dan persepsi bagi pengalaman belajar.
  9. Menyajikan informasi belajar secara konsisten dan dapat diulang maupun disimpan menurut kebutuhan seperti penggunaan VCD yang berisi visualisasi dari  materi ajar.
  10. Menyajikan pesan atau informasi belajar secara serempak, mengatasi batasan waktu dan ruang.
  11. Mengontrol arah maupun kecepatan belajar siswa.

Manfaat lain yang bisa kita dapatkan dari pembelajaran dengan menggunakan media, di antaranya adalah pertama, siswa dapat dengan mudah menerima dan mengingat pelajaran, sebagai contoh misalnya seorang anak bisa dengan mudah menceritakan kembali cerita sinetron televisi yang telah meraka lihat beberapa hari yang lalu, karena mereka menikmati dan tentunya mereka juga memahami alur cerita dalam sinetron itu. Mengapa mereka bisa dengan begitu mudah memahami cerita sinetron tersebut? Hal itu dikarenakan mereka melihat langsung kejadiannya walaupun hanya melalui layar televisi. Hal semacam ini kalau kita transformasikan dalam kegiatan pembelajaran tentunya juga bisa lebih bermanfaat. Kedua, metode pembelajaran dengan media juga akan menjadikan siswa lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga suasana kelas terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan karena siswa juga ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran tidak hanya sebagai pendengar saja. Manfaat ketiga adalah guru dapat bisa lebih menghemat waktu dan tenaga sehingga proses pembelajaran bisa terselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, dan tenaga guru yang dikeluarkan pun tidak terlalu terporsir, selain itu juga bisa tepat sasaran artinya siswa bisa menerima dan memahami pelajaran sesuai yang disampaikan oleh gurunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: